Jadi ceritanya aku dapet tugas bikin cerpen 5.000 kata dari Bu Yattini--cerpen. Olab banget emang bikinnya tapi cukup worth it untuk ukuran cerpen curhat:(( oke. (Aku) Sibuk. “Bu, Ayah mau kemana?” Mata bulat Zasya kecil menari-nari melintasi kamar, gelisah. Jemari gendutnya dengan perlahan menelusuri setiap detail dari koper biru dongker yang tergeletak begitu saja di lantai. Aku sedang mengosongkan lemari bajuku supaya tidak ada lagi yang mengenangku. “Ayah mau pergi ke luar kota, sayang. Untuk bekerja. Tidak lama, kok.” Aku berkata sekenanya untuk menghibur. Rosa melipat tangannya. Aku tidak tahu apa yang ada di air wajahnya. Apakah tenang? Apakah riak? Apakah pusaran? Apakah badai? Apakah beku? Aku harus segera berkemas. Aku tidak peduli. Aku harus meninggalkan rum...